Kamis, 29 September 2011

PROGRAM COBOL SEDERHANA

Ini merupakan contoh listing program cobol yang sederhana untuk menghitung luas segitiga. Semoga dapat membantu teman-teman yang sedang mempelajari bahasa pemrograman cobol.

IDENTIFICATION DIVISION.
AUTHOR. ANTONIO.
PROGRAM-ID. LUAS SEGITIGA.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
WORKING-STORAGE SECTION.
01 MASUKAN-DATA.
02 NAMA PIC A(25).
02 NPM PIC 9(8).
02 KELAS PIC X(5).
02 AS PIC 9(3).
02 TS PIC 9(3).
02 LS PIC 9(9).
02 LUAS PIC Z(5).
SCREEN SECTION.
01 HAPUS-LAYAR.
02 BLANK SCREEN.
01 LAYAR-PEMBUKA.
02 LINE 5 COLUMN 5 VALUE ' NAMA :'.
02 COLUMN PLUS 1 PIC A(25) TO NAMA.
02 LINE 7 COLUMN 5 VALUE ' NPM :'.
02 COLUMN PLUS 1 PIC 9(8) TO NPM.
02 LINE 9 COLUMN 5 VALUE ' KELAS :'.
02 COLUMN PLUS 1 PIC X(5) TO KELAS.
01 PERHITUNGAN-SEGITIGA.
02 LINE 3 COLUMN 5 VALUE 'PROGRAM 3'.
02 LINE 5 COLUMN 5 VALUE ' ALAS SEGITIGA :'.
02 COLUMN PLUS 1 PIC 9(3) TO AS.
02 LINE 7 COLUMN 5 VALUE ' TINGGI SEGITIGA :'.
02 COLUMN PLUS 1 PIC 9(3) TO TS.
PROCEDURE DIVISION.
MULAI.
DISPLAY LAYAR-PEMBUKA.
ACCEPT LAYAR-PEMBUKA.
DISPLAY HAPUS-LAYAR.
DISPLAY PERHITUNGAN-SEGITIGA.
ACCEPT PERHITUNGAN-SEGITIGA.
COMPUTE LS = AS * TS / 2.
MOVE LS TO LUAS.
DISPLAY ( 20 , 5 )'LUAS-SEGITIGA :'.
DISPLAY LUAS.
SELESAI.
STOP RUN.

SISTEM BILANGAN (NUMBER SYSTEM)

Sistem bilangan (number system) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem bilanan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system biilangan desimal, yaitu sisitem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran.Sistem ini banyak digunakan karena manusia mempunyai sepuluh jari untuk dapat membantu perhitungan. Lain halnya dengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak ada arus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan binary yang mempunyai dua macam nilai untuk mewakili suatu besaran nilai.Selain system bilangan biner, komputer juga menggunakan system bilangan octal dan hexadesimal
1. Bilangan Desimal
Sistem ini menggunakan 10 macam symbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. system ini menggunakan basis 10. Bentuk nilai ini dapat berupa integer desimal atau pecahan.
203,45 = 2x10^2 + 0x10^1 + 3x10^0 + 4x10^-1 + 5x10^-2
Sistem bilangan desimal adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1, sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1). Sistem bilangan desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10, seperti yang terlihat dalam contoh berikut:
angka desimal 123 = 1*102 + 2*101 + 3*100
Berikut adalah tabel yang menampilkan sistem angka desimal (basis 10), sistem bilangan biner (basis 2), sistem bilangan/ angka oktal (basis 8), dan sistem angka heksadesimal (basis 16) yang merupakan dasar pengetahuan untuk mempelajari komputer digital. Bilangan oktal dibentuk dari bilangan biner-nya dengan mengelompokkan tiap 3 bit dari ujung kanan (LSB). Sementara bilangan heksadesimal juga dapat dibentuk dengan mudah dari angka biner-nya dengan mengelompokkan tiap 4 bit dari ujung kanan.
Desimal Biner (8 bit) Oktal Heksadesimal
0 0000 0000 000 00
1 0000 0001 001 01
2 0000 0010 002 02
3 0000 0011 003 03
4 0000 0100 004 04
5 0000 0101 005 05
6 0000 0110 006 06
7 0000 0111 007 07
8 0000 1000 010 08
9 0000 1001 011 09
10 0000 1010 012 0A
11 0000 1011 013 0B
12 0000 1100 014 0C
13 0000 1101 015 0D
14 0000 1110 016 0E
15 0000 1111 017 0F
16 0001 0000 020 10

2. Bilangan Biner
Sistem bilangan binary menggunakan 2 macam symbol bilangan berbasis 2digit angka, yaitu 0 dan 1.
1001 = 1x2^3 + 0x2^2 + 0x2^1 + 1x2^0
3. Bilangan Oktal

Sistem bilangan Oktal menggunakan 8 macam symbol bilangan berbasis 8 digit angka, yaitu 0 ,1,2,3,4,5,6,7.
Position value system bilangan octal adalah perpangkatan dari nilai 8.
12 = 1x8^1 + 2x8^0
4. Bilangan Heksadesimal
Sistem bilangan heksadesimal menggunakan 16 macam symbol bilangan berbasis 8 digit angka, yaitu 0 ,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,Edan F. Dimana A = 10, B = 11, C= 12, D = 13 , E = 14 dan F = 15. Position value system bilangan octal adalah perpangkatan dari nilai 16.
A0 = Ax16^1 + 0x16^0